Sabtu, 04 Februari 2012

Wawancara Dengan Tukang Parkir (Video)

Wawancara Dengan Tukang Parkir (Loram)
Kemarin ketika saya pulang sekolah saya mengajak teman saya pergi untuk mencari data tentang keadaan masyarakat kecil di kudus, nah setelah muter-muter kesana-kemari akhirnya saya menemukan seorang tukang parkir yang sedang istirahat tepatnya di desa loram dekat museum kretek. Kemudian saya mendekat dan menyuruh teman saya merekam wawancara saya dengan si tukang parkir itu.

Tujuan saya melakukan ini adalah untuk mencari data sesuai fakta di lapangan. Karena banyak sekali informasi-informasi yang kurang valid dan hanya mementingkan kepentingan seseorang atau kelompok. Awalnya saya sih malu-malu tapi demi untuk mencari data yang valid maka saya putuskan untuk berani mewawancarai. Sebenarnya wawancaranya lumayan lama tapi yang akan saya share cuman sepenggal aja soalnya kapasitasnya besar sekali (yang saya share kira-kira kapasitasnya adalah 160 Mb-an. Oh iya sampai lupa, nama tukang
parkirnya SULIKHAN NOOR NAIM. Belia bekerja sebagai tukang parkir dari jam 11.00 wib sampai jam 19.00 WIB (lama sekali yah gan), beliau bekerja sebagai tukang parkir di sebuah kedai mie ayam dan bakso di sekat rumah temen saya, namanya SEPTIAN GANDA PRATAMA. Kata pak noor penghasilan beliau tidak menentu dan jumlahnya sedikit yaitu sekitar Rp. 20.000/hari itupun kalau ramai tapi pak noor tetap bersyukur akan hasil kerja kerasnya. Sudah selayaknya kita mensyukuri apa yang diberikan oleh ALLAH SWT kepada kita dan bila kita mampu maka bantulah.

Saya sering melihat berita di TV yang menyatakan bahwa pemerintah telah membuat program untuk mengatasi perekonomian masyarakat indonesia, tapi data yang saya temukan dilapangan sangat jauh berbeda dari apa yang dipaparkan di TV. Mungkin ada faktor-faktor yang mengambat suksesnya program-program yang diluncurkan oleh pemerintah, misalnya adalnya korupsi, Sasaran dengan akurasi yang kurang baik dan luasnya wilayah yang kurang didukung oleh management yang baik seperti sarana dan prasarana.

Kita kembali lagi ke masalah Pak Noor. Yang saya pikir-pikir dari dulu yaitu bagaimana cara mngeatasi perekonomian tingkat bawah ? Seperti pak Noor, apakah cukup pendapatan segitu untuk menghidupi keluarganya ? Ayo para genius indonesia, bantu berfikir ya, hahahahaha

Kita bahas lagi ya, Pak Noor sudah bekerja sebagai tukang parkir selama hampir 3 tahunan. Beliau punya sifat pemalu dan ramah (kelihatan gan waktu saya wawancarai, hahahahaha). karena rencananya saya akan share video jadi tidak saya ungkap semua disini gan, biar seru gitu, wkwkwkwkwk. Ok gan dari pada menunggu lama mending kita tonton aja sepenggal video untuk disimak, check it now .....


Ok sobat, kita sudah sampai pada bagian "memaknai". Setelah membaca tulisan diatas, apa yang bisa sobat ambil dari fakta diatas ? apa rencana sobat ? Renungkanlah, karena tidak semua orang mempunyai hasil renungan yang sama. Sampai disini dulu tulisan saya gan, sampai jumpa pada tulisan saya berikutnya ya dan jangan lupa tinggalkan komentar biar rame ya, hehehehehe.

Translator

Social Slide

Loading...

Your Donation

Donasi untuk blog ini yang akan digunakan untuk pengembangan jaringan.

Subscribe

Jika anda ingin berlangganan artikel dari blog ini (100% Gratis), silahkan masukkan alamat email anda:

Copyright